Corona RI 14 Mei: 16.006 Positif, 3.518 Sembuh dan 1.043 Meninggal

42
28



Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto kembali menyampaikan perkembangan penanganan kasus covid-19 di Indonesia. Per hari Kamis, 14 Mei 2020, Gugus Tugas mencatat adanya penambahan kasus positif sebanyak 568 kasus sehingga totalnya menjadi 16.006. Selain itu juga terdapat peningkatan jumlah pasien sembuh sebanyak 231 orang menjadi 3.518 orang dan kasus meninggal menjadi 1.043 atau bertambah 15 pasien dari sehari sebelumnya.

Selengkapnya saksikan Breaking News, CNBC Indonesia (Kamis, 14/05/2020)

Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di

CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.

CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:

Twitter:

Facebook Page:

Instagram:

Nguồn:https://danhnhan.vn/


https://danhnhan.vn/tin-hot/

42 COMMENTS

  1. Sedikit pertanyaan karna penasaran aja,gmb cara pemerintah menghitung status positif corona? Apa kah pertambahan positif setiao hari ini,tidak di kurangi dengan kasus sembuh dan meninggal dunia? Krn seperti ny kasus positif hanya selalu di tambah tanpa ada pengurangan dri kasus sembuh dan meninggal. Tolong bantu jawab bagi yg paham trima kasih

  2. SOLUSI YANG PALING TEPAT UNTUK PERMASALAHAN VIRUS CORONA INI ADALAH DENGAN MENJADIKAN ALQUR'AN (SYARIAT/HUKUM ISLAM) SEBAGAI PEDOMAN HIDUP DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA. KARENA INI MERUPAKAN AKSIOMA (HUKUM PASTI), BUKAN HIPOTESA (SEKEDAR DUGAAN)

    Alloh SWT berfirman:

    وَاَ نِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَآءَهُمْ وَا حْذَرْهُمْ اَنْ يَّفْتِنُوْكَ عَنْۢ بَعْضِ مَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ اِلَيْكَ ۗ فَاِ نْ تَوَلَّوْا فَا عْلَمْ اَنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ اَنْ يُّصِيْبَهُمْ بِبَـعْضِ ذُنُوْبِهِمْ ۗ وَاِ نَّ كَثِيْرًا مِّنَ النَّا سِ لَفٰسِقُوْنَ
    "Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka. Dan waspadalah terhadap mereka, jangan sampai mereka memerdayakan engkau terhadap sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berkehendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sungguh, kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik."
    (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 49)

    Shahabat Ibnu ’Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghadap ke arah kami dan bersabda:

    “يَا مَعْشَرَ الْمُهَاجِرِينَ، خَمْسٌ إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ، وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ:

    لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا، إِلَّا فَشَا فِيهِمُ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا. وَلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ، إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَؤونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ.

    وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ، إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ، وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا.

    وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ، إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ، فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ.

    وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ، إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ”

    ”Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima hal yang jika kalian terjatuh ke dalamnya –dan aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya- (1)Tidaklah nampak zina di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tha’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya,(2)Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman penguasa atas mereka. (3) Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan diberi hujan. (4)Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rasul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki(5) Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Qur’an) dan mengambil yang terbaik dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.” (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim dengan sanad shahih).”
    Derajat Hadits:
    Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah (2/1332 no 4019), Abu Nu’aim (8/333), al-Hakim (no. 8623) dan Dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam ash-Shahihah no. 106) (lihat alsofwah.or.id).

    يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَنْ يَّرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِيْـنِهٖ فَسَوْفَ يَأْتِى اللّٰهُ بِقَوْمٍ يُّحِبُّهُمْ وَيُحِبُّوْنَهٗۤ ۙ اَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اَعِزَّةٍ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ يُجَاهِدُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا يَخَافُوْنَ لَوْمَةَ لَاۤئِمٍ ۗ ذٰ لِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
    "Wahai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu yang murtad (keluar) dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui."
    (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 54)

    Allah Swt. berfirman menceritakan tentang kekuasaan-Nya Yang Maha besar, bahwa barang siapa yang memalingkan diri tidak mau menolong agama Allah dan menegakkan SYARIAT-NYA, sesungguhnya Allah akan menggantikannya dengan kaum yang lebih baik daripadanya, lebih keras pertahanannya serta lebih lurus jalannya. Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain, yaitu firman-firman-Nya berikut ini:
    {وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ}
    dan jika kalian berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kalian (ini). (Muhammad: 38)
    {إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ أَيُّهَا النَّاسُ وَيَأْتِ بِآخَرِينَ}
    Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kalian, wahai manusia; dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai pengganti kalian). (An-Nisa: 133)
    {إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيدٍ. وَمَا ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ بِعَزِيزٍ}
    Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kalian dan mengganti (kalian) dengan makhluk yang baru, dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah. (Ibrahim: 19-20)
    Tafsir Ibnu katsir

    Kondisi seperti sekarang ini adalah momentum terbaik untuk mengingatkan pemerintah dan kaum muslimin untuk kembali kepada aturan ilahi (Syariat islam) sebagaimana yang diperjuangkan ulama kita terdahulu.
    Sebagaimana yang dikatakan Kyai Mohammad Sjafii Wirakusumah dalam sidang konstituante mewakili blok islam:
    Tiada suatu dasar jang sempurna selain daripada Islam. Dan oleh karena kesempurnaannja, karena tidak akan terdapat kekurangannja dan karena Maha Agung sifatnja, tidak mungkin Islam itu dapat dimasukkan kedalam tempat lain, kalau Islam dapat dimasukkan kedalam tempat lain, berarti Islam itu masih ada kekurangan sempurnanja alias tidak sempurna.
    [Ibid., hal. 57.]

    Semoga kita semua mau menerima nasehat dari Alloh subhanahu wata'ala ini dengan menjadikan Al Qur'an sebagai pengatur hidup kita, baik berbangsa maupun bernegara, sebagaimana yang Rosululloh dan para sahabat contohkan.
    Maka dari itu, mari kita sama-sama ingatkan pemerintah Indonesia yang sampai detik ini masih menyombongkan diri tidak mau tunduk dan patuh kepada Alloh subhanahu wata'ala dengan menjadikan Al Qur'an sebagai sumber dari segala sumber hukum. Agar kelak Alloh subhanahu wata'ala tidak menimpakan musibah yang lebih besar daripada virus corona ini dan mengganti kita dengan umat yang baru.

    Barokallohu fikum..

  3. Kematian tertinggi di asean Nggak apa apa kan katanya jangan bandingin dengan negara tetangga …katanya indonesia itu negara besar nggak seimbang kalau di bandingin dengan negara msia , spore , thai , vietnam
    Jadi santai aja 😏

  4. Kau korbankan generasi muda lama tidak sekolah, kau korbankan rakyat semakin lama sengsara, u korbankan nyawa orang indonesia demi PSBB. u katakan untuk memperbaiki ekonomi sungguh tidak punya logika wahai pemimpin indonesia. Dengar ini keluhan kami

  5. MAKIN PARAAHHHHH
    GARA2 CHINA LAKNATULAH 😡 TEWAS WARGA INDONESIA 1000++
    CHINA LAKNATULAH 😡
    LIKE 👍

  6. Blok goblok…itu yg odp,pdp,positif…misal ada yg sembuh di kurangi angkanya! Masa urusan kesehatan masih ada akal2an…anjing lo

  7. Guyssss minta tolong doanya buattt kesembuhan saudara saudara kita yg sedang sakit covid🙏🙏🙏🙏🙏.kl 100 juta umat berdoa.doa kita besar kemungkinannya di kabulkan aminnnn

  8. INTINYA PEMERINTAH TIDAK TEGAS DALAM MELAKUKAN PSBB ..

    DAN KATANYA SEKOLAH MAU DIBUKA LAGI , HMMM WASALAM

  9. Kasus meninggal menyusut, kasussembuh naik 2× lipat tpi kasus positif jg naik 2× lipat, tpi dg penambahan kasus positif yg cepat ini brarti mreka brhasil mengetes lebih bnyk org, smoga makin bnyk yg di tesdan cepat usai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here